GRESIK — Memasuki usia 91 tahun, Perguruan Pendidikan Nahdlatul Ulama (PPNU) Lumpur Gresik menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan.

Momentum Hari Lahir (Harlah) ke-91 yang digelar pada 25–26 September 2026 tidak hanya diisi berbagai kegiatan perayaan, tetapi juga menjadi ruang untuk mendorong inovasi, adaptasi teknologi, dan peningkatan kompetensi tenaga pendidikan.

Rangkaian Harlah berlangsung di kawasan PPNU Lumpur dengan melibatkan siswa, guru, orang tua, tokoh masyarakat, hingga warga sekitar.

Kegiatan diawali doa bersama dan istighotsah pada Jumat (25/9/2026), kemudian dilanjutkan dengan jalan sehat, bazar amal, pemeriksaan kesehatan gratis, serta berbagai pertunjukan seni dan kreativitas siswa pada Sabtu (26/9/2026).

Ribuan peserta turut mengikuti rangkaian kegiatan tersebut. Sejumlah tokoh juga hadir, di antaranya Camat Gresik M. Jalesvie Triatmoko, S.S., Rais Syuriyah MWCNU Gresik KH Choirul Anam Rissa, Katib Syuriyah MWCNU Gresik Ust. Drs. H. Machsun, M.Pd.I., Ketua MWCNU Gresik Ust. M. Zainuri, M.Pd., dan Ketua LP Ma’arif MWCNU Gresik Ust. M. Ghufron, M.Pd.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Ketua LP Ma’arif MWCNU Gresik Ust. M. Ghufron, M.Pd. mendorong lembaga pendidikan di lingkungan PPNU Lumpur agar semakin terbuka terhadap perkembangan teknologi.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan pendidikan menjadi salah satu bagian penting untuk meningkatkan efektivitas sekaligus kualitas layanan pendidikan secara berkelanjutan.

Pesan tersebut sejalan dengan tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang. Lembaga pendidikan tidak hanya dituntut menjaga tradisi dan nilai-nilai ke-NU-an, tetapi juga perlu menyesuaikan diri dengan perubahan dan perkembangan zaman.

Sementara itu, Camat Gresik M. Jalesvie Triatmoko, S.S. menyampaikan pesan dari Wakil Bupati Gresik agar PPNU Lumpur terus mengembangkan program pendidikan yang inovatif dan kolaboratif dengan tetap memperhatikan regulasi yang berlaku.

Ketua PPNU Lumpur Ahmad Rahman Budiman, M.Pd. mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam menyukseskan Harlah ke-91 tersebut. Ia menyebut perjalanan PPNU Lumpur selama 91 tahun tidak terlepas dari kontribusi banyak pihak yang menjaga keberlangsungan lembaga pendidikan dari generasi ke generasi.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bergotong royong menyukseskan agenda Harlah PPNU Lumpur yang ke-91 tahun ini,” ujar Ahmad Rahman Budiman dalam keterangannya, Selasa (29/9/2026).

Menurut Ahmad, tantangan pendidikan ke depan membutuhkan peningkatan kompetensi seluruh civitas akademika. Peningkatan tersebut dinilai penting agar setiap lembaga pendidikan di lingkungan PPNU Lumpur memiliki keunggulan kompetitif dan mampu mempertahankan kepercayaan masyarakat.

Salah satu bentuk apresiasi dalam Harlah tahun ini diberikan kepada guru dan staf teladan. Sebanyak 10 guru dan staf di lingkungan PPNU Lumpur menerima piagam penghargaan atas dedikasi serta kontribusi mereka dalam bidang pendidikan.

Penghargaan tersebut sekaligus menjadi bentuk pengakuan terhadap peran guru dan tenaga kependidikan dalam mendukung keberlangsungan proses pendidikan di lingkungan PPNU Lumpur.

Kegiatan Harlah juga diramaikan dengan berbagai penampilan seni dan kreativitas siswa-siswi PPNU Lumpur. Selain menjadi hiburan bagi peserta, penampilan tersebut menjadi wadah bagi para siswa untuk menunjukkan kemampuan dan potensi mereka.

Kemeriahan semakin bertambah dengan pembagian doorprize. Sejumlah hadiah disiapkan bagi peserta, mulai dari sepeda listrik, mesin cuci, sepeda gunung, BMX, hingga puluhan hadiah lainnya.

Peringatan Harlah ke-91 PPNU Lumpur pun ditutup dengan pesan tentang keberlanjutan pengabdian di bidang pendidikan.